Alkisah, detik dan menit menjadi saksi. Ketika pikiran manusia hanyalah seukuran partikel di luasnya semesta. Dia Yang Maha Segalanya, mengatur tiap detail alur, menjadikan yang nampaknya rumit menjadi jalan lurus dengan segala kemudahan. Begitulah, kisah cinta itu menjadi sumber rasa syukur yang tak berkesudahan.

Cahaya di Bulan Desember
Bagaikan perubahan dari malam ke pagi, warna yang hitam berganti dengan sinar pagi yang cerah dan menghangatkan. Melihatmu untuk pertama kali hari itu, ibarat pagi hari telah datang kepadaku dengan cerita baru yang selama ini aku tunggu.
“Semoga Allah takdirkan dia untukku”

Januari yang Berseri
Selayaknya siang dan malam yang terpisahkan, pagi dan sore adalah saat mereka menjadi semakin dekat. Membicarakan banyak hal tentang masa sekarang dan masa depan, waktu dan rindu menghanyutkan untuk bercerita secara langsung. Bertukar cerita, bertatap mata, hanyut dalam dimensi waktu kedua yang hanya milik kita.
“Engkau lah Pemilik Waktu, Pemilik kami yang sedang merindu”

Kilau Cincin di Bulan Juni
Juni, bulan yang identic dengan hujan dan kenangan. Namun, Juni lebih dari sekedar yang kami doakan. Bukan kilauan matahari Juni yang membuat kita bahagia, tapi kilau dari sepasang cincin yang sederhana, membawa senyum untuk dua keluarga. Sebait doa terucap dari kedua hati yang saling berharap.
“Ya Allah, izinkan aku bersamanya dalam ridho-Mu.”

Now and Forever
Selangkah, Sejalan, Sehati, Selamanya
Ibarat Cahaya putih, warna tunggal, sumber dari segala warna. Terbias menjadi banyak warna dalam kehidupan. Simbol dari segala sesuatu itu berasal dari satu. Dari sekian banyak doa kami, semua untuk satu.
“Jagalah Cinta Kami, dalam Takdir-Mu.”

Ketika jemari berusaha menyampaikan segenap rasa syukur dan terima kasih, menjadi bukti bahwa sejatinya manusia tak pernah lepas dari noktah kesalahan. Semoga doa-doa dan ucapan-ucapan yang indah di hari bahagia ini, kian mengisi tangki cinta dan menjadi pilar harapan bagi kami, untuk menjalankan ibadah suci sepanjang usia. Aamiin.
– Teditya Nico Aji Sukma Lutiawan & Maya Firdausi –



